berbuat baik kepada sesama
BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillahilladzii arsalarasula bil huda wa dinil haq ‘ala liyuzhhirahu ‘ala dinni qullihi walaukarihal kaafirun. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah.
bersyukur kepada allah yang telah memberikan kita limpahan nikmat yaitu nikmat iman, nikmat islam, nikmat sehat, dan nikmat lainnya yang takkan bisa kita hitung. Sholawat beserta salam kita hadiahkan kepada junjungan nabi besar Muhammad SAW allahumma sholli ‘ala sayyidina wa’ala sayyidina muhammad. Yang mana telah membawa kita dari masa jahiliyah hingga masa sekarang. Semoga kita selalu istiqamah mengikuti ajaran yang beliau sampaikan.
Hari ini saya ingin berbicara tentang suatu nilai yang tak ternilai, suatu tindakan yang mengalir begitu alami dari hati kita, yaitu berbuat baik. Kebaikan adalah bahasa universal yang dapat kita gunakan untuk menjalin persaudaraan dan meningkatkan kualitas kehidupan kita. Saat kita membantu orang lain, kita menciptakan hubungan yang kuat dan saling mendukung. Dan ini merupakan investasi dalam bentuk hubungan positif yang akan mendukung kita dalam saat-saat sulit. Ketika kita berbuat baik, kita juga memberikan kebahagiaan kepada diri kita sendiri. Sebagaimana tercantum dalam hadist “tidak ada seorang dari kalian yang beriman, sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhari). Kebaikan membawa kebahagiaan, tidak hanya bagi orang yang menerima, tetapi juga bagi yang memberi. Kebaikan juga merupakan sunnah. Dalam agama islam, kita diajarkan untuk berbuat baik dan merawat sesama umat manusia. Ini adalah ajaran yang disebut sunnah, dan melalui tindakan-tindakan kebaikan kita, kita mengikuti contoh nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW banyak memiliki sifat mulia diantara sifat yang dimilikinya adalah teladan dalam berbuat kebaikan. Beliau mengajarkan kepada kita bahwa kebaikan adalah pondasi dari ajaran islam. Sebagai umatnya kita dapat meneladani nabi dalam beberapa cara yang sangat berarti, diantaranya yaitu:
• Kasih sayang dan kepedulian
• Kesederhanaan dan kemurahan hati
• Kerukunan dan toleransi
• Ikhlas dan ketaatan kepada allah
• Pengampunan dan keadilan
Nah dengan meneladani nabi Muhammad SAW, kita dapat mencapai kebaikan yang mendalam daam hidup kita. Dalam tindakan kita sehari-hari, marilah kita ingatkan diri kita sendiri akan teladan nabi dan berusaha untuk berbuat baik kepada sesama manusia. Dengan cara ini kita dapat meraih kebaikan, mendekatkan diri dengan allah, dan membawa kedamaian kepada dunia.
Sebagaimana Allah berfirman dalam QS. Al-isra:7
إِنۡ أَحۡسَنتُمۡ أَحۡسَنتُمۡ لِأَنفُسِكُمۡۖ وَإِنۡ أَسَأۡتُمۡ فَلَهَ
“jika kamu berbuat baik berarti kebaikan itu untuk dirimu sendiri jika kamu berbuat jahat maka kerugian kejahatan itu untuk dirimu sendiri “.
Jelaslah dari ayat diatas kebaikan itu bukan untuk orang lain tapi kitalah yang memanen hasilnya. Allah tentu sayang kepada hamba yang berbuat baik dan ikhlas karena nya, dan pahala juga akan mengalir untuk kita.
Ada sebuah kata mutiara yang mencerminkan hal ini “berbuat baik kepada orang lain bukan karena mereka baik tapi karena kitalah yang bersikap demikian “.
Berbuat baik itu luas maknanya. Kecil atau besarnya perbuatan baik yang dilakukan kembali kepada keikhlasan niatnya. Dan sesungguhnya setiap perbuatan baik dan buruk sekecil apapun akan dibalas Allah SWT.
Seperti firman Allah dalam QS Al zalzalah:7-8 فَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرٗا يَرَهُ وَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٖ شَرّٗا يَرَهُۥۥ
“barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat Zahra pun, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan sebesar Zahra pun, niscaya dia akan melihat balasannya pula”.
Demikianlah bentuk dan hikmah berbuat baik itu. Sesungguhnya berbuat baik itu sangat banyak macamnya. Sesungguhnya berbuat baik itu untuk kebaikan diri sediri.
Demikian penjabaran tentang berbuat baik ini yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat bagi kita semua. Kebenaran itu datangnya dari allah melalui al-qur’an dan sunnah sedangkan kekhilafan itu berasal dari saya yang menyampaikan. Wallahumwafiq illa aqwamittariq wassalamu’alikum warahmatullahi wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar